Kenangan Di Atas Jam 11 | Ceritaku dengan Komunitas Blogger Bengkulu




Header lama blog Di Atas Jam 11. Sendirian di malam hari. Melakukan apa yang disuka, menulis dan berkarya.

Halo!

Kadang-kadang, kalau lagi nulis blog kayak gini, jadi keingat pertemuan pertamaku dengan teman-teman Blogger Bengkulu (biar akrab panggil BoBe aja ya :D) pas acara Kompasiana di hotel Horizon (sekarang hotel Grage). Waktu itu komunitas bernama BoBe belum launching (karena di launchingnya pas selesai acara itu, hehe). Aku diajak Mbak Milda, foundernya BoBe untuk ikut serta. Aku bilang yes tanpa pikir panjang, karena kupikir why not aja banyak-banyakin kegiatan diluar kampus.

"Kita akan adakan live tweet buat acara ini. Cara berpartisipasinya..."

Mungkin waktu itu adalah pertama kalinya aku ikutan live tweet. Akun twitter yang sudah tidak terpakai bertahun-tahun (terakhir pas zaman alay SMA, haha). Jantungku berdebar karena aku menginginkan hadiah livetweetnya. Tapi masalahnya, aku ga tau aturan live tweet...

Acara nangkring bareng BKKBN dan Kompasiana itu berakhir dengan cepat. Tentu saja aku tidak menang. Aku pulang dengan kecewa. Tambah kecewa lagi karena ternyata hari itu BoBe di launching, semuanya masih pakai baju oranye merch acara itu.

Ah, aku malah melewatkan bagian paling penting hari itu.



Yang ikut foto malah teman SMA saya yang kuliahnya diluar Bengkulu, cuma nampang di BOBE hari itu doang XD
Awalnya aku menanggap komunitas ini hanya mewadahi para blogger, untuk sharing ilmu ngeblog. Aku belum ngerti bahwa blogger itu hobi yang bisa di monetize, jika tahu caranya. Aku sama sekali nggak aware dengan kegiatan blogger di daerah lain. Katak dalam tempurung emang. Ngeblog bagiku hanya buat curhat. Blog sebelum ini, Di Atas Jam 11 sudah kuisi sejak tahun 2014, saat masuk kuliah. Blog curhat dan buat nampung naskahku, cerpen dan novel yang ga sempat dicariin wadahnya. Dinamakan Di Atas Jam 11 karena kupikir sebagai anak kuliahan yang sibuk dengan tugas, di atas jam 11 adalah waktu yang tepat untuk menyalurkan hobi menulisku.

Karena tidak mau belajar dan jarang ikut pertemuan, progressku sebagai blogger jalan ditempat. Gitu-gitu aja. Apalagi karena disibukkan dengan kegiatan kuliah yang hectic, aku masa bodoh saja dengan bahasan di grup. Sampai akhirnya tawaran kerjasama untuk para blogger datang, aku hanya bisa melongo. Mau ikut, tapi blog acak-acakan. Mau diajak kerjasama juga, tapi sosial media di-lock. Aku terpana melihat kepercayaan diri teman-teman di blogger saat menjadi influencer. Mereka bisa, kenapa aku tidak?

Blog dirapikan, domain baru dibeli. Konten harus rutin di update dan di promosikan. Bukankah sebenarnya gampang jika mengerjakan sesuatu yang memang sudah jadi hobi? Apalagi aku bukan orang baru di ranah blog, sudah dari 2014!

Lama kelamaan, aku bisa mengejar ketertinggalan. Meskipun masih harus terus jadi lebih baik, setidaknya aku sudah berada di titik yang kuinginkan dulu.

Rutin ngeblog, page view yang banyak, teman-teman buat ngeblog..

Banyak pengalaman sudah kujalani dengan BoBe. Blog baru ini bahkan lahir dengan pertolongan salah seorang teman blogger, yang membantu mengatur tamplate dan pembelian domain. Mulai dari mengikuti pertemuan bulanan rutin, cari ilmu bareng, berbagi pengalaman dan tips ngeblog, ngerjain job bareng, ngereview sama-sama, ikut acara brand, gajian bareng-bareng... Bahkan aku mendapat kesempatan buat jadi narasumber perwakilan Bobe di acara radio dan workshop. Posisi yang nggak akan kudapatkan jika aku cuma jadi silent reader di grup.

Pokoknya gokil dan seru deh, bareng-bareng BoBe. Benar-benar terasa perbedaan kemajuan 'nge-blog'ku, sendiri selama 3 tahun membesarkan 'Di Atas Jam 11' dengan 'Fira Firdaus's Blog' yang baru setengah tahun umurnya. Dibandingin dengan pageview aja, udah jauh banget. 

Suara Kreatifitas Muda Bengkulu | Diundang Siaran di RRI Pro 2 FM
Menjadi Blogger Beneran | Workshop Nge-Blog Asyik Zaman Now 

Foto bersama penyiar dan narasumber lainnya.


Ngomong didepan banyak mahasiswa jurnalistik!
Bahkan acara live tweet yang awalnya tidak kumengerti buat apa dan untuk apa, sekarang malah mengantarkanku menjadi salah seorang pemenang di acara Flash Blogging Kominfo. Dapat headphone cantik. Coba kalau apatis dengan komunitas, kalau diundang lagi ke acara kayak gini pasti cuma bisa bengong sambil menggerutu, "seharusnya hadiahnya buatku". Ehehe.

Bergabung dengan Blogger Bengkulu, membuatku sadar bahwa aku bisa hidup dengan hobiku. Tidak harus melakukannya jam 11 malam, tapi bisa kapan saja, dimana saja, tidak terbatas menulis sebagai seorang mahasiswi kedokteran tapi juga sebagai gadis 20 tahun pada umumnya. Menggunakan kemampuan dan hobi untuk hal yang bermanfaat, misalnya ngeblog untuk mempromosikan daerah tempat tinggalku tercinta, Bengkulu.

Tulisan ini diikutsertakan dalam audisi menulis buku Blogger Bengkulu

9 comments

  1. Kita happy mengukir cerita bersama di bobe ya fir....

    ReplyDelete
  2. mantap deh dek Fira. Sini kakak ajarin ngetwit biar pulang dapat hadiah. hahahaha

    ReplyDelete
  3. Senang ya fir bisa belajar bareng Bobe

    ReplyDelete
  4. Dalam pengalaman, teman, dan ilmu baru y mbx di bobe..

    ReplyDelete
  5. ciyeee orang lama rasa baru, kakak dokter ini keren deh

    ReplyDelete
  6. Hehe...Alhamdulillah bobe bisa memberikan banyak manfaat..

    ReplyDelete
  7. Grow up ya Fir. Aku juga merasa banyak perubahan positif after mengikuti kegiatan di Bobe dengan rajin. Dulu kan sebatas diem-diem wae. Hehe. Alasannya terkendala jarak & waktu (masih di Bintuhan ya kan), padahal harusnya sih no offense lah yau, masih banyak kegiatan online yang bisa diikuti. Tapi Alhamdulillah sekarang masih di Bengkulu, bisa main sama Bobe di banyak acara, di banyak event. Kecipratan semangat anggota Bobe yang kece-kece!

    ReplyDelete

Hi! Terima kasih sudah membaca postinganku dan sampai ke kolom komentar ini! Aku suuuuuukkaaaaaaa banget kalau ada yang berkomentar. Apa saja. Bilang "Fira Keren" amat disarankan XD karena akan membuatku tersenyum seharian!

Jk. Drop any comment you want :)

Penulis. Powered by Blogger.